Sabtu, 18 Mei 2013

BERIMAN KEPADA HARI AKHIR


BERIMAN KEPADA HARI AKHIR

A.Urgensi Beriman kepada Hari Akhir.
Iman kepada “Hari Akhir” termasuk salah satu Rukun Iman, bahkan yang paling pokoknya, hal ini dapat di lihat dalam banyak Ayat yang menjelaskan tentang Pokok-Pokok dan Rukun-Rukun Keimanan yang dikenal dengan “Arkanul sittah lil Iman (6 Pokok Keimanan)”. Begitu pula dalam Hadits Jibril yang sudah sangat terkenal itu. Dan oleh karena pentingnya Iman kepada Hari Akhir ini, maka Allah subhanahu wa ta'ala sering mengaitkan Iman kepada Hari Akhir dengan Iman kepada diri-Nya.

Allah subhanahu wa ta'ala berfirman:

قَاتِلُوا الَّذِينَ لَا يُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَلَا بِالْيَوْمِ الْآَخِرِ

"Perangilah Orang-Orang yang tidak Beriman kepada Allah dan tidak (pula) kepada Hari Kemudian…". (Qs.[9]: 29).

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا لَا تُبْطِلُوا صَدَقَاتِكُمْ بِالْمَنِّ وَالْأَذَى كَالَّذِي يُنْفِقُ مَالَهُ رِئَاءَ النَّاسِ وَلَا يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآَخِرِ

"Hai Orang-Orang yang Beriman, janganlah kalian menghilangkan (Pahala) Sedekah kalian dengan menyebut-nyebutnya dan menyakiti (perasaan si penerima), seperti Orang yang menafkahkan Hartanya karena Riya kepada Manusia dan dia tidak Beriman kepada Allah dan Hari Kemudian…". (Qs.[2]: 264).

Dan masih banyak lagi ayat-ayat lainnya, bahkan bisa kita katakan sedikit sekali lembaran Suci Al-Qur'an yang tidak menyinggung atau bahkan tidak membicarakan secara langsung tentang Hari Akhir serta hal-hal yang berkaitan dengan Hari Akhir seperti Pahala dan Siksa.

B.Definisi Hari Akhir.

Hari Akhir (اليَوْمُ الآخِرُ) dinamakan seperti itu karena:

لِتَأَخُّرِهِ عَنِ الدُّنْيَا

"Terjadi atau Datangnya setelah Hari (Kehidupan) di Dunia".

Hari Akhir adalah Hari Qiyamat, dimana seluruh ummat Manusia akan dibangkitkan pada Hari itu untuk dihisab dan dibalas segala Amalnya selama di Dunia.

Jadi pemahaman Iman kepada Hari Akhir, yaitu: berkeyakinan dengan pasti atas kebenaran berita-berita Allah subhanahu wa ta'ala dan Rasul-Nya tentang hancurnya Dunia ini, tanda-tanda Qiyamat dan keadaan yang mengerikan yang terjadi pada Hari Akhir nanti. Begitu juga membenarkan berita-berita tentang Akhirat, baik Nikmat maupun Adzab (Siksa),

Hari Kiamat disebut dengan Hari Akhir karena:

"لَا يَوْمَ بَعْدَهُ حَيْثُ يَسْتَقِرُّ أَهْلُ الجَنَّةَ فِيْ مَنَازِلِهِمْ وَ أَهْلُ النَّارِ فِيْ مَنَازِلِهِمْ"

"Tidak ada hari lagi sesudahnya, dan pada hari itu Ahli Surga akan menetap di Surga dan Ahli Neraka menetap di Neraka". (lihat Nubdzah: 40).

C.Nama-Nama Hari Akhir.

Diantara Nama-Nama Hari Akhir yang terkenal adalah:

1).- Al-Yaumul Al-Akhir (Hari Yang Terakhir).
Allah subhanahu wa ta'ala berfirman:

ذَلِكَ يُوعَظُ بِهِ مَنْ كَانَ مِنْكُمْ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآَخِرِ

"Itulah yang dinasehatkan kepada Orang-Orang yang Beriman di antara kalian kepada Allah dan Hari Kemudian". (Qs. [2]: 232).

Terkadang dinamakan dengan Al-Akhirah atau Ad-Daruul Al-Akhirah yang berarti Kehidupan di Akhirat.

Allah subhanahu wa ta'ala berfirman:

فَلْيُقَاتِلْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ الَّذِينَ يَشْرُونَ الْحَيَاةَ الدُّنْيَا بِالْآَخِرَةِ

"Karena itu hendaklah Orang-Orang yang menukar Kehidupan Dunia dengan Kehidupan Akhirat berperang di jalan Allah". (Qs. [4]: 74).

وَإِنَّ الدَّارَ الْآَخِرَةَ لَهِيَ الْحَيَوَانُ لَوْ كَانُوا يَعْلَمُونَ

"Dan Sesungguhnya Akhirat Itulah yang Sebenarnya Kehidupan, kalau mereka Mengetahui".(Qs.[29]: 64).

2).- Yaumul Qiyamah (Hari Qiyamat).
Yaitu hari dibangkitkannya ummat Manusia dari Kubur untuk menghadap Allah subhanahu wa ta'ala.

Alloh subhanahu wa ta'ala berfirman:

اللَّهُ لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ لَيَجْمَعَنَّكُمْ إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ لَا رَيْبَ فِيهِ

"Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia. Sesungguhnya dia akan mengumpulkan kalian di Hari Kiamat, yang tidak ada Keraguan terjadinya". (Qs.[4]: 87).

Dalam Al-Qur'an, Penamaan Hari Akhir dengan Yaumul Qiyamah terdapat dalam 70 ayat.

3).- As-Saa'ah (Waktu Qiyamat).
Yaitu hari yang menunjukkan dekat dan pastinya waktu Qiyamat tiba.

Allah subhanahu wa ta'ala berfirman:

وَمَا خَلَقْنَا السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ وَمَا بَيْنَهُمَا إِلَّا بِالْحَقِّ وَإِنَّ السَّاعَةَ لَآَتِيَةٌ

"Dan tidaklah kami ciptakan Langit dan Bumi dan apa yang ada di antara keduanya, melainkan dengan benar. dan Sesungguhnya saat (Kiamat) itu pasti akan datang". (Qs.[15]: 85).

4) .- Yaumul Ba'ats (Hari Berbangkit).
Yaitu Hari di Bangkitkan dan di Hidupkannya ummat Manusia setelah Mati.

Allah subhanahu wa ta'ala berfirman:

وَقَالَ الَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ وَالْإِيمَانَ لَقَدْ لَبِثْتُمْ فِي كِتَابِ اللَّهِ إِلَى يَوْمِ الْبَعْثِ فَهَذَا يَوْمُ الْبَعْثِ

"Dan Berkata Orang-Orang yang diberi Ilmu Pengetahuan dan Keimanan (kepada Orang-Orang yang Kafir): "Sesungguhnya kalian Telah berdiam (dalam Kubur) menurut Ketetapan Allah, sampai Hari Berbangkit; Maka inilah Hari Berbangkit itu". (Qs.[30]: 56).


5) .- Yaumul Khuruuj (Hari Keluar Dari Kubur).
Yaitu Hari ditiupkan Sangkakala, maka ummat Manusia di Bangkitkan dan Keluar dari Kuburnya menuju Kehidupan selanjutnya.

Allah subhanahu wa ta'ala berfirman:

يَوْمَ يَسْمَعُونَ الصَّيْحَةَ بِالْحَقِّ ذَلِكَ يَوْمُ الْخُرُوجِ

"(yaitu) pada Hari mereka mendengar teriakan dengan sebenar-benarnya Itulah Hari Keluar (dari Kubur)". (Qs.[50]: 42).

6).- Al-Qari'ah. (Hari Qiyamat).
Yaitu Hari penuh Kengerian dan hiruk pikuk yang Menggetarkan Hati setiap Manusia.

Allah subhanahu wa ta'ala berfirman:

الْقَارِعَةُ . مَا الْقَارِعَةُ . وَمَا أَدْرَاكَ مَا الْقَارِعَةُ

"Hari Qiyamat. Apakah Hari Qiyamat itu?. Tahukah kamu apakah Hari Qiyamat itu?". (Qs.[101]: 1-3).

7).- Yaumul Fashl (Hari Keputusan).
Yaitu Hari di putuskannya Hisab dan kebahagiaan Manusia secara Adil, tanpa ada yang di Zhalimi sedikitpun dan diselesaikannya berbagai pertikaian yang terjadi di Dunia.

Allah subhanahu wa ta'ala berfirman:

هَذَا يَوْمُ الْفَصْلِ الَّذِي كُنْتُمْ بِهِ تُكَذِّبُونَ

"Inilah Hari Keputusan yang kalian selalu Mendustakannya". (Qs.[37]: 21).

.- Yaumud Diin (Hari Pembalasan)
Yaitu Hari di tunaikan dan di balasmya semua Makhluk sesuai dengan Amal Perbuatannya masing-masing.

Allah subhanahu wa ta'ala berfirman:

وَقَالُوا يَا وَيْلَنَا هَذَا يَوْمُ الدِّينِ

Dan mereka berkata:"Aduhai Celakalah kita!" inilah Hari Pembalasan. (Qs.[37]: 20).

مَالِكِ يَوْمِ الدِّينِ

"Yang menguasai di Hari Pembalasan". (Qs. Al Faatihah [1]: 4).

9).- Ash-Shaakhah (Suara Yang Memekakkan).
Yaitu Hari yang penuh dengan suara yang memekakkan Telinga yang dapat membuat Tuli seseorang yakni ditiupnya Sangkakala pada Tiupan yang pertama.

Allah subhanahu wa ta'ala berfirman:

فَإِذَا جَاءَتِ الصَّاخَّةُ

"Dan apabila datang Suara yang memekakkan (tiupan Sangkakala yang pertama)". (Qs.[80]: 33).

10).- Ath-Thammatul Khubra (Malapetaka Yang Besar).
Yaitu Hari yang penuh dengan Kengerian dan Malapetaka yang sangat Dahsyat ketika Sangkakala ditiupkan kedua kalinya.

Allah subhanahu wa ta'ala berfirman:

فَإِذَا جَاءَتِ الطَّامَّةُ الْكُبْرَى

"Maka apabila Malapetaka yang sangat besar (hari Kiamat) Telah datang". (Qs.[79]: 34).

11). Yaumul Hasrah (Hari Penyesalan).
Yaitu hari penyesalan orang-orang kafir ketika menyaksiakan adzab yang pedih dan bertumpuk serta penyesalan orang-orang mukmin karena kurangnya amal kebaikan merreka selama hidup di dunia.

Allah subhanahu wa ta'ala berfirman:

وَأَنْذِرْهُمْ يَوْمَ الْحَسْرَةِ إِذْ قُضِيَ الْأَمْرُ وَهُمْ فِي غَفْلَةٍ وَهُمْ لَا يُؤْمِنُونَ

"Dan berilah mereka peringatan tentang Hari Penyesalan, (yaitu) ketika segala perkara Telah diputus. dan mereka dalam kelalaian dan mereka tidak (pula) Beriman". (Qs.19]: 39).

حَتَّى إِذَا جَاءَتْهُمُ السَّاعَةُ بَغْتَةً قَالُوا يَا حَسْرَتَنَا عَلَى مَا فَرَّطْنَا فِيهَا

"Sehingga apabila Qiyamat datang kepada mereka dengan tiba-tiba, mereka berkata: "Alangkah besarnya Penyesalan kami, terhadap kelalaian kami tentang Kiamat itu!". (Qs.[6]: 31).

12).- Al-Ghasyiyah (Hari Pembalasan).
Yaitu Hari yang penuh Malapetaka yang membuat semua Tsaqolain (Manusia dan Jin) Pingsan dan Kelenger.

Allah subhanahu wa ta'ala berfirman:

هَلْ أَتَاكَ حَدِيثُ الْغَاشِيَةِ

"Sudah datangkah kepadamu berita (Tentang) Hari Pembalasan?". (Qs.[88]: 1).

يَوْمَ يَغْشَاهُمُ الْعَذَابُ مِنْ فَوْقِهِمْ وَمِنْ تَحْتِ أَرْجُلِهِمْ وَيَقُولُ ذُوقُوا مَا كُنْتُمْ تَعْمَلُونَ

"Pada Hari mereka ditutup oleh Adzab dari atas mereka dan dari bawah kaki mereka dan Allah Berkata (kepada mereka): "Rasailah (Pembalasan dari) apa yang Telah kalian kerjakan". (Qs.[29]: 55).

13).- Yaumul Khuluud (Hari Kekekalan).
Yaitu Hari bagi Kehidupan yang kekal Abadi, Orang Mukmin kekal di Surga dan Orang Kafir kekal di Neraka.

Allah subhanahu wa ta'ala berfirman:

ادْخُلُوهَا بِسَلَامٍ ذَلِكَ يَوْمُ الْخُلُودِ

"Masukilah Surga itu dengan Aman, Itulah Hari Kekekalan". (Qs.[50]: 34).

وَالَّذِينَ كَفَرُوا وَكَذَّبُوا بِآَيَاتِنَا أُولَئِكَ أَصْحَابُ النَّارِ هُمْ فِيهَا خَالِدُونَ

"Adapun Orang-Orang yang Kafir dan mendustakan Ayat-Ayat kami, mereka itu Penghuni Neraka; mereka Kekal di dalamnya". (Qs.[2]: 39).

14).- Yaumul Hisaab (Hari Perhitungan).
Yaitu Hari ketika Allah subhanahu wa ta'ala menghisab Amalan-Amalan Manusia ketika mereka Hidup di Dunia.

Allah subhanahu wa ta'ala berfirman:

إِنَّ الَّذِينَ يَضِلُّونَ عَنْ سَبِيلِ اللَّهِ لَهُمْ عَذَابٌ شَدِيدٌ بِمَا نَسُوا يَوْمَ الْحِسَابِ

"Sesungguhnya Orang-Orang yang sesat dari jalan Allah akan mendapat Adzab yang berat, Karena mereka melupakan Hari Perhitungan". (Qs.[38]: 26).

15).- Al-Waaqi'ah (Hari Qiyamat/ Kejadian Yang Benar).

Yaitu Hari Qiyamat yang Pasti dan benar-benar akan terjadi.

Allah subhanahu wa ta'ala berfirman:

إِذَا وَقَعَتِ الْوَاقِعَةُ

"Apabila terjadi Hari Qiyamat". (Qs.[56]: 1).

16).- Yaumul Wa'iid (Hari Terlaksananya Ancaman).
Allah subhanahu wa ta'ala berfirman:

وَنُفِخَ فِي الصُّورِ ذَلِكَ يَوْمُ الْوَعِيدِ

"Dan ditiuplah Sangkakala. Itulah Hari terlaksananya Ancaman". (Qs.[50]: 20).

17).- Yaumul Azifah (Hari Qiyamat).
Allah subhanahu wa ta'ala berfrirman:

أَزِفَتِ الْآَزِفَةُ

" Telah dekat terjadinya Hari Qiyamat". (Qs.[53]: 57).

وَأَنْذِرْهُمْ يَوْمَ الْآَزِفَةِ إِذِ الْقُلُوبُ لَدَى الْحَنَاجِرِ كَاظِمِيْنَ

"Berilah mereka Peringatan dengan hari yang dekat (Hari Qiyamat yaitu) ketika Hati (menyesak) sampai di Kerongkongan dengan menahan Kesedihan". (Qs.[40]: 18).

18).- Yaumul Jamii' (Hari Berkumpul).
Pada Hari itu Allah subhanahu wa ta'ala menghisab dan mengumpulkan ummat Manusia menjadi satu untuk menerima balsan Amalannya.

Allah subhanahu wa ta'ala berfirman:

وَكَذَلِكَ أَوْحَيْنَا إِلَيْكَ قُرْآَنًا عَرَبِيًّا لِتُنْذِرَ أُمَّ الْقُرَى وَمَنْ حَوْلَهَا وَتُنْذِرَ يَوْمَ الْجَمْعِ لَا رَيْبَ فِيهِ

"Demikianlah kami wahyukan kepadamu Al Quran dalam bahasa Arab, supaya kamu memberi Peringatan kepada Ummul Qura (Penduduk Mekah) dan Penduduk (Negeri-negeri) sekelilingnya serta memberi Peringatan (pula) tentang Hari Berkumpul (Qiyamat) yang tidak ada keraguan padanya". (Qs.[42]: 7).

19).- Al-Haaqqah (Hari Yang Pasti Terjadi).
Yaitu Hari yang pasti terjadi, baik tentang Janji maupun Ancamannya.

Allah subhanahu wa ta'ala berfirman:

الْحَاقَّةُ . مَا الْحَاقَّةُ

"Hari Qiyamat. Apakah Hari Qiyamat itu?". (Qs.[69]: 1-2).

20).- Yaumut Talaaq (Hari Pertemuan).
Yaitu hari bertemunya Adam alaihi salaam dan anak cucunya serta hamba dengan hamba yang lainnya.

Allah subhanahu wa ta'ala berfirman:

رَفِيعُ الدَّرَجَاتِ ذُو الْعَرْشِ يُلْقِي الرُّوحَ مِنْ أَمْرِهِ عَلَى مَنْ يَشَاءُ مِنْ عِبَادِهِ لِيُنْذِرَ يَوْمَ التَّلَاقِ

"(Dialah) yang Maha Tinggi derajat-Nya, yang mempunyai 'Arsy, yang mengutus Jibril dengan (membawa) perintah-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya, supaya dia memperingatkan (manusia) tentang Hari Pertemuan (Hari Qiyamat)". (QS. Al Mu'min [40]: 15).

21).- Yaumut Tanaad (Hari Panggil-Memanggil).
Yaitu Hari yang penuh dengan Suara Panggilan, Ahli Surga memanggil Ahli Neraka dan begitu pula sebaliknya.

Allah subhanahu wa ta'ala berfirman:

وَيَا قَوْمِ إِنِّي أَخَافُ عَلَيْكُمْ يَوْمَ التَّنَادِ

"Hai Kaumku, Sesungguhnya Aku khawatir terhadapmu akan Siksaan hari panggil-memanggil". (Qs.[50]: 32).

Hari Qiyamat itu dinamakan Hari Panggil Memanggil Karena Orang yang Berkumpul di Padang Mahsyar sebagian memanggil sebagian yang lain untuk meminta tolong.

22).- Yaumut Thaghaabun (Hari Ditampakkannya Kesalahan-Kesalahan).

Yaitu Hari ketika Penduduk Surga menampakkan Kesalahan-Kesalahan Penduduk Neraka disaat memasuki Kediamannya.

Allah subhanahu wa ta'ala berfirman:

يَوْمَ يَجْمَعُكُمْ لِيَوْمِ الْجَمْعِ ذَلِكَ يَوْمُ التَّغَابُنِ

"(Ingatlah) Hari (dimana) Allah mengumpulkan kalian pada Hari Pengumpulan, Itulah hari dinampakkan Kesalahan-Kesalahan". (Qs.[64]: 9).

23).- Daarul Qaraar (Negeri Yang Kekal).
Allah subhanahu wa ta'ala berfirman:

يَا قَوْمِ إِنَّمَا هَذِهِ الْحَيَاةُ الدُّنْيَا مَتَاعٌ وَإِنَّ الْآَخِرَةَ هِيَ دَارُ الْقَرَارِ

"Hai Kaumku, Sesungguhnya Kehidupan Dunia Ini hanyalah Kesenangan (sementara) dan Sesungguhnya Akhirat Itulah Negeri yang Kekal". (Qs.[40]: 39).

24).- Yaumul Hasyr (Hari Berkumpul).
Yaitu Hari di kumpulkannya semua Makhluk untuk dihisab.

Allah subhanahu wa ta'ala berfirman:

وَيَوْمَ يَحْشُرُهُمْ كَأَنْ لَمْ يَلْبَثُوا إِلَّا سَاعَةً مِنَ النَّهَارِ يَتَعَارَفُونَ بَيْنَهُمْ

"Dan (Ingatlah) akan Hari (yang di waktu itu) Allah mengumpulkan mereka, (mereka merasa di hari itu) seakan-akan mereka tidak pernah berdiam (di Dunia) Hanya sesaat di siang hari, (di waktu itu) mereka saling berkenalan". (Qs. [10]: 45).

25).- Daarul Khuldi (Tempat Tinggal Yang Kekal).
Yaitu Negeri yang Kekal Abadi.

Allah subhanahu wa ta'ala berfirman:

ذَلِكَ جَزَاءُ أَعْدَاءِ اللَّهِ النَّارُ لَهُمْ فِيهَا دَارُ الْخُلْدِ جَزَاءً بِمَا كَانُوا بِآَيَاتِنَا يَجْحَدُونَ

"Demikianlah balasan terhadap Musuh-Musuh Allah, (yaitu) Neraka; mereka mendapat tempat tinggal yang Kekal di dalamnya sebagai balasan atas keingkaran mereka terhadap Ayat-Ayat kami". (Qs.[41]: 28).

Itulah diantara Nama-Nama “HARI AKHIR” yang Termasyhur, yang menunjukkan begitu pentingnya IMAN kepadanya dan amat Dahsyat Kengeriannya. Mudah-mudahan Allah menyelamatkan kita semua ketika datangnya waktu itu.

Rabbanaa aatinaa fid dun-yaa hasanataw wa fil aakhirati hasanataw wa qinaa ‘adzaaban naar. Ya Allah…. Ya Tuhan kami, berilah kami Kebaikan di Dunia dan Kebaikan (pula) di Akhirat, dan Peliharalah kami dari Adzab Neraka, Amiin yaa Rabbal Aalamiin.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar