Selain tafsir QS – Al Kahfi : 20-21 beliau juga membawakan ayat yang sangat sering kita kenal yaitu:
وَاعْتَصِمُوا بِحَبْلِ اللَّـهِ جَمِيعًا وَلَا تَفَرَّقُوا ۚ وَاذْكُرُوا نِعْمَتَ اللَّـهِ عَلَيْكُمْ إِذْ كُنتُمْ أَعْدَاءً فَأَلَّفَ بَيْنَ قُلُوبِكُمْ فَأَصْبَحْتُم بِنِعْمَتِهِ إِخْوَانًا وَكُنتُمْ عَلَىٰ شَفَا حُفْرَةٍ مِّنَ النَّارِ فَأَنقَذَكُم مِّنْهَا ۗ كَذَٰلِكَ يُبَيِّنُ اللَّـهُ لَكُمْ آيَاتِهِ لَعَلَّكُمْ تَهْتَدُونَ
“Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai berai, dan ingatlah akan ni’mat Allah kepadamu ketika kamu dahulu (masa Jahiliyah) bermusuh-musuhan, maka Allah mempersatukan hatimu, lalu menjadilah kamu karena ni’mat Allah, orang-orang yang bersaudara; dan kamu telah berada di tepi jurang neraka, lalu Allah menyelamatkan kamu dari padanya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu, agar kamu mendapat petunjuk.”QS – Ali Imran : 103.
Tentunya Ukhuwah Islamiyyah bukan perkara yang mudah, semenjak Rosululloh meninggal dunia mulai terjadi perpecahan2 diantara ummat islam. Semakin banyak aliran/golongan atau firqoh di dalam islam bahkan dalam beberapa hadits rasul bersabda bahwa ummat islam akan pecah menjadi 73 golongan/firqoh…..(HR Abu daud, ibnu majah dan Tirmizi )…
Selama ini masing-masing golongan masih menonjolkan perbedaan diantara mereka bukan persamaan. Masing-masing pihak merasa benar dengan keyakinannya dan banyak pula yang berusaha memaksakan keyakinannya kepada ummat islam lainnya. Tidak jarang berbunuh-bunuhan pun dilakukan untuk memaksakan keyakinannya kepada ummat islam lainnya…Naudzubillah min dzaalik…miris sekali kondisi seperi ini…Sementara, orang-orang yang tidak suka terhadap islam bersukaria dan bertepuk tangan menonton ummat islam berseteru satu sama lain…tanpa harus bekerja keras memecah belah ummat islam.
وَلَن تَرْضَىٰ عَنكَ الْيَهُودُ وَلَا النَّصَارَىٰ حَتَّىٰ تَتَّبِعَ مِلَّتَهُمْ ۗ قُلْ إِنَّ هُدَى اللَّـهِ هُوَ الْهُدَىٰ ۗ وَلَئِنِ اتَّبَعْتَ أَهْوَاءَهُم بَعْدَ الَّذِي جَاءَكَ مِنَ الْعِلْمِ ۙ مَا لَكَ مِنَ اللَّـهِ مِن وَلِيٍّ وَلَا نَصِيرٍ
“Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepadamu hingga kamu mengikuti agama mereka. Katakanlah: “Sesungguhnya petunjuk Allah itulah petunjuk (yang sebenarnya)”. Dan sesungguhnya jika kamu mengikuti kemauan mereka setelah pengetahuan datang kepadamu, maka Allah tidak lagi menjadi pelindung dan penolong bagimu.”
QS – Al-Baqarah : 120
QS – Al-Baqarah : 120
Tidak ada komentar:
Posting Komentar