Kamis, 16 Mei 2013

Tunjuk kan Kami Jalan Yang Lurus

Dunia ini hanya permainan saja. 
Janganlah tergoda dengan kemilaunya. 
Karena, tidak ada satu pun nikmat kecuali dari Allah. 
Tidak ada jalan untuk sombong, karena Allah benci orang yang sombong.

“Dan kehidupan dunia ini hanya senda gurau dan permainan. Dan sesungguhnya negeri akherat itulah kehidupan yang sebenarnya, sekiranya mereka mengetahui.” ( Ar-Rum:64 )

Dalam menjalankan episode kehidupan ini, ridho kepada Allah adalah hal yang utama.
Ridho kepada perintah Allah, Ridho kepada semua takdir yang telah ditetapkan Allah, karena tak ada yang terjadi tanpa izin-Nya.
Allah yang memiliki kita berhak melakukan apapun termasuk menjadikan kita sakit, maka ridha dan ikhlas menjalaninya adalah satu kewajiban yang harus kita lakukan.

Keyakinan itulah yang mendatangkan ketenangan dalam hati dalam menjalani episode kehidupan yang telah ditakdirkan Allah.

‘ilmul yaqin. Ia meyakini segala sesuatu berdasarkan ilmu atau pengetahuan. Misal, Kabah itu tempatnya di Mekah, karena ilmu mengajarkan seperti itu.

‘ainul yaqin, Ia akan naik setahap karena tidak hanya berdasarkan ilmu, melainkan telah melihatnya dengan mata kepala sendiri. Orang yang telah menunaikan ibadah haji sangat yakin bahwa Kabah itu memang ada di Mekah karena ia telah melihatnya. Keyakinan karena melihat, akan lebih kuat dibandingkan keyakinan karena ilmu.

haqqul yaqin. Orang yang telah haqqul yakin akan memiliki keyakinan yang dalam dan terbukti kebenarannya. Orang yang telah merasakan nikmatnya thawaf, berdoa di Multazam, merasakan ijabahnya doa, keyakinan akan jauh lebih mendalam. Inilah tingkat keyakinan tertinggi yang akan sulit diruntuhkan dan dicabut dari hati orang yang memilikinya.

Kalau sudah jelas keyakinan dalam hidup ini, kita akan jelas pula mengambil sikap dan tindakan.
Sedangkan ketidakyakinan akan menimbulkan kegelisahan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar